Sukri Bag 8


Dan Sukri dengan khidmat mengikuti sidang jumat dengan perasaan bahagia. Karena tema khutbah jumat kali ini bahasanya menarik hati yaitu 'tersesat'.

Sukri jadi ingat dengan lagu 'butiran debu'. Ternyata lagunya dalem juga. Lagu itu mencoba menjelaskan manusia yang sedang tersesat dan tak tahu arah jalan pulang. Dan bagaimanakah nasib manusia tanpa Tuhan? Dengan syahdu Rumor menjawab, "aku tanpa Mu butiran debu." Sukri mengangguk-angguk, betapa beruntung dirinya ada Allah yang maha pengasih dan penyayang. Dengan kemurahanya manusia diberi petunjuk bagaimana cara kembali pulang lewat jalanya yang lurus dan benar. Alhamdulillah, Sukri berucap dan menitikkan airmata.

Kemudian iqomat berkumandang lalu Sukri berdiri untuk shalat. Begitu khusuk Sukri mengikuti imam membacakan ayat-ayat Al-Quran. Sampai di rakaat terakhir hal yang tak diduga-duga datang. The Silts Sukri menghembuskan nafasnya dengan lembut. "Cesss" Batal sudah shalat Sukri. Dengan sabar Sukri mengikuti shalat hingga selesai dan mengambil wudlu lalu shalat kembali.

Bagi sebagian orang mungkin merepotkan harus mengulang shalat kembali. Tapi bagi Sukri batal di rakaat terakhir adalah pertemuan yang tak ingin selesai. Dan betapa bahagianya Sukri karena Allah kasih kesempatan untuk bertemu lagi. Dalam hati Sukri bicara, mungkin Allah masih rindu. Ahh

0comments